guru belajar

Posted on

Program guru belajar

 

Belajar sepanjang hayat juga sejalan dengan prinsip Septin. Baginya, pekerjaan sebagai guru telah mengajarkannya nilai kehidupan, khususnya ketika ia mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK). “Kebetulan sekolah saya inklusi, ada anak-anak yang sulit belajar, itu membuat saya semakin berusaha, makin belajar tentang pendidikan luar biasa. Ternyata, saya harus belajar psikologi tumbuh kembang anak, sistem informasi, saya juga jadi belajar jadi YouTuber, ini membuat saya ingin lebih baik dan makin baik lagi,” kata dia yang yakin bahwa dalam pengabdiannya ada tangan Tuhan yang bekerja sehingga dia merasa terberkahi dan damai menjalankan tanggung jawabnya.

Selain Septin, guru SLB Anak Brilian, Sutarya Aryaningsih turut mengisahkan tentang profesi yang dilakoninya sehari-hari. Ia bercerita bahwa dengan mengajar, semangat belajarnya bertambah. “Saya menemukan aktvitas baru, tingkah laku menggemaskan, dan topik belajar yang berbeda-beda. Ketika saya mengajar, mau tidak mau saya menguasainya. Tidak mungkin saya mengajarkan sesuatu yang tidak saya pahami,” kata Sutarya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Dirjen Iwan, mengatakan bahwa pada Program Guru Belajar dan Guru Berbagi terdapat kolaborasi antara pemerintah, guru, komunitas, dan penggerak Pendidikan. Seluruhnya bergotong royong, berbagi ide melalui berbagai macam bimbingan teknis daring, pendidikan dan pelatihan daring, berbagi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), artikel pembelajaran, video pembelajaran, dan aksi webinar. “Program Guru Belajar dan Guru Berbagi hadir sebagai fasilitas belajar dan berbagi agar anak-anak di Indonesia mendapatkan pendidikan yang lebih baik dari guru-gurunya yang gemar belajar,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, ia mengajak agar para guru berbagi tugas dan berkontribusikan dalam ekosistem pendidikan. Pengalaman-pengalaman sebagai guru di berbagai bidang, diharapkan dapat saling menguatkan satu sama lain. Sebab, program Guru Belajar dan Berbagi menitikberatkan tujuannya pada kemampuan seorang pendidik untuk sukses bersama guru lainnya. “Ini menurut saya poin yang luar biasa penting, yaitu berbagi. Ketika kita dapat materi atau keterampilan, itu tidak hanya untuk kita sendiri, tapi kita bertanggung jawab untuk berbagi dengan yang lain,” pungkas Iwan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ditjen GTK, Nunuk Suryani menyampaikan bahwa Kemendikbud telah mengintegrasikan layanan Guru Berbagi dan Guru Belajar ke dalam satu portal agar lebih mudah diakses oleh publik. Silakan diakses melalui: gurubelajardanguruberbagi.kemendikbud.go.id,” pesannya seraya mengingatkan bahwa telah diluncurkan seri belajar baru pada program Guru Belajar dan Guru Berbagi, yaitu Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published.